Showing posts with label Meniti Karir. Show all posts
Showing posts with label Meniti Karir. Show all posts

Tuesday, September 6, 2016

Tetaplah Berada Dibelakang Garis Kawan

Tetaplah Berada Dibelakang Garis Kawan, Anda masih berjalan pada tujuan utama hidup anda? Apakah anda sudah melenceng dari garis hidup anda? Jika iya anda sudah keluar dari garis anda maka kembali lah kawan, hidup memang diperlukan sebuah kesabaran dan perjuangan, jika garis semula yang anda buat adalah menuju sebuah pencapaian yang baik, maka janganlah ansa sekali - kali keluar dari batas tersebut, karena jika sudah melenceng dari garis tersebut akan sangat terasa sulit untuk bisa kembali berada pada garis tersebut, ini memang merupakan hal yang wajar namun jika anda berada diluar garis yang telah anda buat dalam kurun waktu yang cukup lama, maka anda pun harus mulai lagi melakukan sebuah adaptasi untuk menyatukan jiwa anda dengan energi positif yang berada pada garis tersebut, memang sangatlah sulit ketika kita akan mencoba membuang energi negatif di jiwa kita, karena secara kenyataannya energi negatif lebih mudah didapatkan dibandingkan dengan energi positif.
Well, Selamat malam kawanku ? Apa kabarnya ? Senang sekali rasanya jika melihat semangat kita terus terbakar, ingat kawan disaat kita sudah berada diatas posisi yang cukup aman jangan lah kita lupa akan dimana awalnya kita berasal, tanamkanlah prilaku seperti Sifat Padi , yang selalu rendah hati meskipun diri kita sudah berada di puncak kemenangan, selalu tanamkanlah sifat respect terhadap sesama, tetaplah menghargai apa yang orang lain sampaikan, jangan pernah merasa jika kita adalah yang paling jumawa diantara yang lainnya. Disisi lain tetaplah tancap gas anda jangan sampai mengendorkan kecepatan yang selama ini telah anda  tuju namun ingat, tancaplah gas tersebut namun jangan sampai anda lari dari acuannya, tetaplah berada dalam aliran, teruslah berjalan sampai tujuan sebenarnya telah anda temukan, hingga pada saatnya Beat-mu lah yang akan menjadi acuan

Tetaplah Berada Dibelakang Garis Kawan

Seperti apa yang saat ini yang sedang ku rasakan, Jiwaku selalu mengucap salam padamu, sebuah lirik ini adalah hentakan dari raga dan nafasku, yang secara bersamaan berjalan dengan dentuman setiap emosi instrumenku. namun disini kita harus selalu ingat kawan, tetaplah kita berada didalam garis awal, stay on the line,- Tetap semangat , jangan lupakan jasa orang lain, ayo kita melompat lebih tinggi raih angan kita secara berdampingan.

Dalam  arti lain kita sama - sama meraih mimpi tersebut, meskipun berbeda cara, berbeda fikiran, berbeda pendapat, namun kita masih tetap dalam aliran serta satu tujuan hingga bisa mencapai batas maksimal dari perjuangan kita, Memang benar, didalam sebuah kerjasama itu sering terdapat sebuah pertikaian yang terkadang menjadikan suasana menjadi mengental, namun karena  hal itulah kekuatan kita akan bertambah menjadi sangat solid dan mungkin tak akan terkalahkan lawan.
Hmmmm, sering aku dengar dan melihat, baik itu berupa obrolan ataupun bahkan sebuah gambar meme yang menuliskan kata " Hidup Tak Semudah Cocote Mario Teguh". Omongan itu memang benar adanya, karena hidup tak cukup dengan sebuah materi tapi harus dijalani dengan sebuah tindakan real, tapi jika memang kita selalu mendengarkan apa kata orang tentang motivasi, coba lah kita dengarkan motivasi tersebut, coba kita renungi, resapi dan pertimbangkan, jika memang motivasi tersebut tidak sejalan dengan fikiran anda, maka jangan lah anda mngikutinya, namun jika selaras dengan apa yang anda rasakan, coba anda terapkan pada prinsip anda, terkadang kita memang harus mendengarkan apa kata orang lain.

Didalam menjalani sebuah teka - teki kehidupan ini memang sangat diperlukannya sebuah prinsip, tak semua manusia yang hidup didunia mempunyai sebuah prinsip. Lantas apa manfaat dari prinsip itu sendiri? Prinsip jika di jelaskan secara harfiahnya adalah sebuah konsep atau pondasi awal yang perlu kita tanamkan dan kita rencanakan dengan tujuan agar semua planning kita bisa berjalan sesuai dengan harapan dan tentunya tidak melenceng dari aturan yang ada. mungkin hanya itu definisi tentang prinsip yang memang bisa aku jabarkan sampai saat ini, karena sebuah definisi hanyalah sebuah rangkaian kata yang bisa dubah oleh setiap orang dan bukan menjadi patokan yang wajib untuk diketahui, namun hal terpentingnya adalah sebuah bukti kerja dan perjuangannya.

Well, jika memang anda mempunyai pandangan tersendiri tentang apa itu prinsip, silahkan anda gunakan apa yang terlintas difikiran anda, karena jika kita searah dengan apa yang kita fikirkan, maka keikhlasan dalam menjalaninya pun akan terasa sangat indah dan tentunya tidak mempunyai tekanan dari pihak mana pun. Namun ingat bray, semua apa yang kita lakukan belum tentu semuanya bisa terwujud, kembali juga aku ingatkan bahwa dalam menjalani kehidupan ini bukanlah sebuah perkara yang gampang, kita perlu menguasai segala sesuatunya agar hidup kita tidak tersesat. serta ingat juga pada Do'a restu dari orang tua kalian :) ( melenceng deh ).



Saturday, September 3, 2016

Kenali Hard Work sebelum mengenal Smart Work

Kenali Hard Work sebelum mengenal Smart Work , Kata kerja keras (Hard Work) memang bukan merupakan suatu kata yang asing lagi didengar di dunia ini, semua orang telah mengetahui hal ini, namun kata hard work ini identik ditujukan untuk orang - orang yang sudah terjun kedunia kerja, dimana mereka dituntut untuk bisa bekerja keras dalam bekerja, selain untuk menghasilkan karya yang bernilai tinggi, pekerjaan juga umunya ditujukan untuk mendapatkan sebuah penghasilan yang cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari - hari. Namun untuk saat ini kata Hard Work sendiri sudah hampi musnah di kehidupan nyata, Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang - orang yang lebih menginginkan sebuah pekerjaan yang instan dan mudah dilakukan, tetapi menginginkan sebuah penghasilan yang sangat besar. Hmmmm, kayaknya perlu kita kupas tuntas masalah yang satu ini !!
Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Hard Work dan Smart Work itu ?
Saat ini sudah banyak sekali orang yang berargumen jika Kerja Keras itu kurang begitu efektif diterapkan di kehidupan modern ini, dan katanya haruslah memilih kerja cerdas, karena sangat berpeluang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, Well,- dari argumen diatas seharusnya pemikiran anda sudah bisa memecahkan masalah tersebut, Menurut saya pribadi sebuah kerja cerdas itu akan muncul ketika kita telah melewati fase kerja keras, 
Dimana kerja Keras adalah Sebuah tindakan nyata yang dilakukan oleh manusia untuk bisa menciptakan dan menghasilkan sesuatu yang nantinya akan dapat berguna untuk orang banyak, dimana didalam prosesnya haruslah diperlukan sebuah keseimbangan antara tenaga yang dikeluarkan dengan ketangkasan dalam berfikir, tentunya hal ini sangat bisa melatih pribadi anda untuk lebih bisa berinovasi. 
Namun Kerja Cerdas adalah sebuah bentuk tindakan nyata yang dilakukan oleh seorang individu yang dihasilkan dari hasil ringkasan beberapa kumpulan gagasan yang dibuat menjadi lebih simpel sehingga terjadilah proses kerja yang singkat dan cepat, namun perlu anda ketahui jika anda langsung menuju tahap ini, kemungkinan besar anda akan menjadi jiwa yang sangat monoton, karena anda tidak bisa menciptakan sebuah inovasi yang baru dan hanya bisa menjadi seorang pengembang saja tanpa mengetahui asal muasal konsep tersebut.
Tetapi jika anda memulainya dari tahap awal yang ditandai dengan kerja keras, maka kemungkinan  besar, anda kedepannya akan lebih bisa menggunakan sistem kerja cerdas, karena kerja keras yang selama ini anda tekuni secara tidak langsung telah melatih keseimbangan di jiwa anda, antara keseimbangan berfkir dan sebuah energi tenaga yang dikeluarkan, maka dengan otomatis anda pun akan tau bagaimana suatu proses gagasan dibentuk, dan bukan hanya seorang pengembang saja.

Kenali Hard Work sebelum mengenal Smart Work

Hmmmmmm, memang banyak sekali argumen - argumen yang berkeliaran dimukan bumi ini ya,. :D
Namun untuk memperkuat insting jiwa anda, anda juga bisa membaca sebuah perjalanan kisah berikut ini, meskipun pendek, menurut saya kisah perjuangan yang satu ini sangatlah membuat semangat kembali fresh lagi, dan yang paling penting BaPer ( keBawa Perasaan) banget bro.

JARAK ANTARA BUMI DAN LANGIT

Banyak telah teori dan gagasan yang sudah diungkapkan oleh para ahli dibidangnya masing - masing, namun dalam masalah ini saya akan membawa teori yang dikembangkan oleh darwin, dimana teori yang simpel pun tak sekompleks teori darwin, terlihat mudah namun tak semudah kita ketikan akan menangkap sebuah angin, seperti misalnya standar kehidupan manusia, namun standar mana yang bisa dijadikan patokan tetap disetiap kehidupan manusia, hal ini dikarenakan semua manusia mempunyai keinginan untuk bisa melebihi dari standard sebelumnya, jika memang 1 + 1 hasilnya adalah dua (2) kenapa hitunganku selalu saja tidak sama dengan apa yang mereka ungkapkan, apa memang karena faktor "X" atau mungkin juga manusia selalu mengikuti teks, terkadang anak panahku melesat jauh untuk menembus batas khayalan, terkadang aku juga terlihat tangguh lalu kemudian jatuh kembali, dari sini aku mencoba bangkit dari keadaan meskipun memang terasa sangat sulit meskipun menggunakan kecepatan yang setara antara jarak antara bumi menuju langit

Aku mencoba untuk bangkit dengan jarka yang cukup jauh yakni antara jarak bumi ke langit, meskipun terkadang saya merasa sulit karena jarak tersebut yang terlampau jauh sekali, terkadang ketika aku menyikapi masalah ini sepintas terlintas dibenakku untuk mengingat sang pencipta, disaat bertemu-Nya melalui keyakinan walaupun aku sadar sangat jarang sekali melakukan hal di Lima Waktu, mungkin saja kalian bisa merasa apa yang aku rasakan dan mungkin juga kalian tau bagaimana rasanya tertekan, terkadang memang aku bertingkah kelihatan seperti seorang "Charlie Chaplin" tak banyak menuangkan sebuah bahasa, namun aku bergerak bagaikan sebuah mesin , terkadang aku terlihat smooth dan lemah, banyak diantara mereka yang berfikir mungkin aku tak punya sebuah tujuan, namun disisi lain akun mencoba untuk tetap bisa bangkit untuk mencapai suatu titik yang menjadi anganku selama ini

Namun selama ini, jawaban yang sudah yakin dan aku tunggu adalah sebuah jawaban Di Atas, untuk kenikmatan ku yang ku yakin masih tersimpan Di Atas, agar kurasakan dan mungkin biar ku rasakan, nikmatnya hentakan bernafas dan menikmati sebuah rasa ketenangan. Dan aku yakin suatu saat nanti hasil kerja kerasku akan terbayar tuntas. hanya waktu dan Tuhan lah yang maha mengetahui kapan hal ini akan terjadi di kehidupan ku


=========================

ENGLISH VERSION

Recognize Hard Work before knowing Smart Work

Recognize Hard Work before knowing Smart Work , Verb hard (Hard Work) does not constitute a foreign word again heard in this world, everyone already knows this, but said hard work is synonymous intended for people - people who have been plunged into the world work, where they are required to be able to work hard at work, in addition to generating high-value work, work is also generally intended to have a sufficient income to meet daily needs - today. But for now Hard Work word itself has hampi destroyed in real life, This is evidenced by the number of people - those who wanted a job that instant and easy to do, but want an enormous income. Hmmmm, I think we need to completely peeled this one problem !!
What exactly is meant by Hard Work and the Work Smart?
Currently, there are many people who argue if Hard Work was less effective applied in modern life, and he must choose smart work, because it is very likely to get what we wanted, Well, - of the above argument should have thought you already can solve the problem, I personally think it's a smart work will come when we have passed the phase of hard work,
Where work Hard is a real action performed by human beings to be able to create and produce something that will be useful for many people, where in the process should be required a balance between the energy released by the agility in thinking, of course it is very can train your personal to be able to innovate.
But Work Smart is a form of action that is performed by an individual resulting from the summary results of a set of ideas that is made to be simple so that a process of working a short and quick, but you need to know if you go directly to this stage, there will likely the soul is very monotonous, because you can not create a new innovation and could only become a developer without knowing the origin of the concept.
But if you start from an early stage that is characterized by hard work, then most likely, your future will be able to use the system of smart work, because the hard work that has been your field has indirectly improve balance in your soul, between the balance berfkir and a energy energy released, then automatically you will know how to process the idea was formed, and not just a developer only.

Hmmmmmm, is a lot of argument - the argument that roam this earth dimukan yes ,. : D
However, to strengthen the instinct of your soul, you can also read the following story of a journey, although short, I think the story of the struggle of this one is to make the spirit back fresh again, and most importantly BaPer (kebawa feeling) really bro.

DISTANCE BETWEEN EARTH AND SKY

Many have theories and ideas that have been expressed by experts in their field - each, but in this matter I will bring the theory developed by Darwin, where the theory is simple was not as complex as the theory of Darwin, looks easy but it is not as easy as typing would catch a breeze , such as the standard of human life, but the standards which can be used as a benchmark fixed every human life, this is because all human beings have a desire to be in excess of the previous standard, if 1 + 1 the result is two (2) why I count always just not the same with what they express, what is due to the factor of "X" or may also humans always follow the text, sometimes children my arrow sped away to penetrate the boundaries of fantasy, sometimes I look tough and then fell back, from here I tried to get up from the state even though it is be very difficult despite using equal speed between the distance between the earth towards the sky

I tried to get up with jarka far enough that the distance of the earth to the sky, though sometimes I find it difficult because the distance is too far away, sometimes when I'm addressing this issue cursory crossed my mind to remember the creator, when met Him through faith despite I realized very rarely do in Lima time, maybe you can feel what I feel, and maybe you know how it feels pressured, sometimes indeed I acted looks like a "Charlie Chaplin" not a lot of pouring a language, but I'm moving like a machine, sometimes I look smooth and weak, many of those who might think I had a goal, but on the other hand try to keep your account can rise to reach a point that became anganku during this

But so far, the answer has been convinced and I'm waiting for is a response Above, for my pleasure that I believe are still stored Above, so I feel and maybe let me feel, the joy of the beat breathe and enjoy a sense of tranquility. And I'm sure someday result of my hard work will pay off completely. only time and almighty God who knows when it will happen in my life

Thursday, August 25, 2016

Memulai kesuksesan dengan pil pahit

Memulai kesuksesan dengan pil pahit , pernahkah anda mendengar istilah kata pil pahit ketika kita sedang merintis sebuah usaha atau karir? mungkin pastinya iya. Memang kata fenomenal yang satu selalu keluar dari kebanyakan mulut orang - orang. cerita yang satu ini datang dari kawan yang ada di pulau jawa, dan berikut kesaksiannya bagaimana menyikapi dan menjalani hidup sebagai seorang perantauan.

KRONOLOGI KEJADIAN NYATA

Pribadi Aslinya sosok Andara memang mempunyai prisip hidup yang tidak beraturan pada awalnya, terkadang dia berpikir jauh kedepan, terkadang dia larut dalam kesenangan duniawi yang memang saat itu sedang dia rasakan layaknya seorang anak muda pada umumnya, memulai meniti karir untuk memperbaiki nasib diri dan keluarganya, berharap bisa menemukan pekerjaan yang layak dan bisa mendapatkan upah bayaran yang sebanding dengan apa yang ia dapatkan selama ia bersekolah, akhirnya keputusannya tersebut membawanya pergi merantau ke ibu kota jakarta untuk mencoba mengadu nasib. Namun pada awalnya, kesan itu pun tak semanis yang dia fikirkan, hanya berbekal motivasi dan semangat saja Andara langsung memutuskan minta izin kepada kedua orang tuanya untuk merantau ke jakarta tanpa memikirkan hal apa yang akan ia dapatkan ketika pertama sampai dijakarta, karena pada saat itu andara memang tidak mempunyai siapapun di jakarta, untuk kesekian kalinya orang tua andara memang sudah mengajukan nasehat dan pendapat kedua orang tuanya " jika memang tidak ada orang yang ia ikuti lebih baik jangan dulu merantau" jelas orang tua andara.

Namun karena faktor keyakinan dan memang dilandasi karena rasa"Lapar" yang sedang dialami keluarga tak membuat hati andara luluh untuk tetap berdiam di kampungnya, akhirnya setelah beberapa kali ia minta izi, kedua orang tuanya pun memberikan izin, meskipun melepas anda dengan hati yang cukup berat. Cepat cerita andara pun mulai berangkat kejakarta dengan mengandalkan rasa nekadnya, akhirnya pelabuhan pertama Andara ini jatuh di kota jakarta timur. Sesampainya dijakarta andara pun merasa bingung dan seakan tak percaya serta merasa baru sadar jika ia sudah berada di daerah ibu kota yang nampak terlihat sudah menyambutnya dengan kesan yang kasar dan menakutkan.

Memulai kesuksesan dengan pil pahit/zx7658t6V0O

Bak kesambar petir disiang hari, andara pun mulai merasa kebingungan, dengan persiapan bekal seadanya akhirnya andarapun mulai menyusuri jalanan ibu kota, berharap menemukan selebaran yang memberitahukan adanya sebuah informasi lowongan kerja. Namun kenyataan berkata lain andara belum mendapatkan informasi apa-apa. Waktu pun sudah mulai beranjak petang, dengan kondisi tubuh yang sudah tak memungkinkan lagi untuk berjalan, andara pun berinisiatif untuk mencari mesjid, untuk solat dan sekedar untuk melemaskan badan setelah seharian bepergian, waktu terus berlalu malampun tiba, semua orang yang berada di mesjid sudah pada bubar, tinggal lah andara sama seorang penjaga mesjid. dari kejauhan seorang bapak penjaga mesjid lama menatap andara hingga akhirnya bapak itu menghampiri anda. dengan suara perlahan bapak itu bertanya,
Penjaga Mesjid : " Sedang apa kamu nak disni ?" ujar bapak penjaga mesjid
Andara : " Maaf pak, sebelumnya saya minta maaf, jika diijinkan bolehkah saya menginap di mesjid ini untuk semalam saja ."
penjaga Mesjid : " Memangnya kamu mau kemana, dan habis dari mana ?"
Andara :" saya baru pertama kali ini datang kejakarta pak, saya asli dari kampung?"
Penjaga Mesjid : " apakah kamu engga ada saudara dijakarta?"
Andara :" Gak ada pak ,! Gimana pak apakah saya boleh beristirahat dimesjid ini untuk semalam saja?"
Penjaga Mesjid : " Ya Silahkan nak, cuma bapak ga bisa nemenin kamu, bapak lagi ada urusan keluarga, jadi kamu sendirian aja disini, gimana ?"
Andara :" engga apa - apa pak, sebelumnya saya sangat berterima kasih sekali, bapak sudah bisa mengijinkan saya untuk beristirahat semalam disini.
Penjaga Mesjid : Ya sama - sama nak

Tak berapa lama kemudian bapak si penjaga mesjid itu pulang. Waktu berlalu dengan cepat waktu subuhpun sudah hampi dekat, Si bapak penjaga mesjid sudah datang, dan andara masih tertidur lelap di dalam mesjid, tak berapa lama kemudian bapak penjaga masjid itu membangunkan andara untuk siap - siap melaksanakan solat subuh.

Tiba pukul 07.00 WIB, andara pun pamitan kepada bapak mesjid itu, untuk bersiap mencari informasi lowongan kerja. Dengan penuh rasa was - was andara pun mulai melangkahkan kakinya untuk memulai petualangannya lagi. Saat itu disaku andara perbekalan uang yang tersisa tinggal lah 700.000,- . Tak mau merepotkan orang lain akhirnya di pertengahan jalan andara pun berniat mencari sebuah kontrakan sederhana, dan akhirnya andara mendapatkan suatu hunian sederhana yang hanya satu petak dengan posisi kamar madi di luar kontrakan, uang perbekalan pun yang tersisa hanya tinggal 200.000 selepasnya dipergunakan untuk pembayaran kontarakan tersebut.

Waktu berjalan sudah 3 minggu lamanya andara tinggal dikontrakan tersebut, namun dia belum mendapatkan pekerjaan sama sekali, yang akhirnya membuat andara menghentikan mencari pekerjaan ke pabrik - pabrik dikarenakan uang tersisa hanya bisa untuk nyambung makan saja, Suatu ketika pagi hari andara sedang menyendiri di depan rumah kontrakannya, tiba - tiba andara disapa oleh seseorang dan nampaknya seorang lelaki dimana lelaki tersebut adalah pemilik rumah kontrakan tersebut, dia bernama Pak Hadi. Awalnya Andara menduga jika pak hadi akan menagih kontarakan, padahal andara berfikir jika kontrakannya itu masih tersisa satu minggu lagi untuk masa habisnya, de nga perasaan guguonya andara menyapa pak hadi, dan dengan santai pak hadi menjawab balik pertanyaan andara.

Sampai satu titik pak hadi menyakan detail tetang siapa andara, latar pendidikan andara sampai latar belakang keluarganya pun pak hadi tanyakan. Namun entah apa yang terjadi setelah andara bercerita panjang lebar, apk hadi malah mengajak andara mampir ke rumahanya. Singkat cerita disanalah andara mulai ditawari pekerjaan oleh pak hadi di bengkel motornya, dan jadilah andara sebagai karyawan dibengkelnya pak hadi, dan kebetulan pak hadi juga memang mempunyai profesi atau pekerjaan yang berkaitan dunia otomotif, dimana pak hadi merupakan salah satu karyawan, tepatnya personalian di perusahaan distrubutor motor terbaik di indonesia ( H*nda Motor ), dengan melihat kemampuan yang andara miliki, hari demi hari pak hadi pun mulai kerasan dan senang dengan hasil pekerjaan andara yang terhitung cepat dan rapi

Akhirnya pada kesempatan berbeda, pak Hadi ternyata mempunyai rencana lain yang indah untuk andara, dan posisi kerja andara di bengkelnya pak hadi hanya sebatas pengetesan pak hadi terhadap skill atau kemampuan yang dimiliki andara, dan pada akhirnya pak hadi pun tertarik dengan kemampuan yang dimiliki andara, dan andara pun diangakat kerja dengan referensi pak hadi di perusahaan tersebut sampai sekarang ( 2016 )


DOKUMENTASI 2016


Memulai kesuksesan dengan pil pahit

======================================

ENGLISH VERSION

Started success with the bitter pill

Getting started with the bitter pill of success , have you ever heard the term word bitter pill when we are pioneering a business or career? may certainly yes. Indeed, the word phenomenal that one always comes out of the mouth of the most - people. This one story that came from a friend who is on the island of Java, and following his testimony how to respond and to live as a colony.

REAL EVENTS CHRONOLOGY

Personal Originally figure Andara does have a principle of life that is irregular at first, sometimes he think that far ahead, sometimes he dissolve in worldly pleasures which indeed was then he felt like a young man in general, start a career to improve the lot of themselves and their families, hoping to find a decent job and can get paid wages comparable to what he got during his schooling, the decision ultimately led him away to migrate to the capital jakarta to try their luck. But at first, the impression it was not as sweet as he would expect, only armed with motivation and passion alone Andara immediately decided to ask permission of their parents to migrate to Jakarta without thinking about what he would get when first up dijakarta, because at that time andara did not have anyone in jakarta, for the umpteenth time parents andara already filed the advice and opinion of the parents "if there is no person he better follow do not always wander" said parent andara.

However, because of the conviction and was based on a sense of "Hunger" is being experienced by the family did not make the heart andara yield to remain silent in the village, eventually after some time he asked for IZI, both parents also give permission, although the release you with a heart that is heavy enough , Andara story quickly began leaving kejakarta relying nekadnya sense, the first port Andara finally fell in the town of East Jakarta. Arriving dijakarta andara also feel confused and in disbelief and was realized when he was in the capital region are evident and have been greeted with rude and intimidating impression.
Bak struck by lightning during the day, andara began to feel confused, with a potluck lunch preparation andarapun finally started down the streets of the capital, hoping to find a leaflet informing their job information. But reality says another andara not get any information. The time had already started to move in the afternoon, with the condition of the body that was no longer possible to walk, andara took the initiative to seek the mosque, to pray and just to relax the body after a long day of traveling, the time went by malampun arrived, everyone who was in the mosque is already on broke up, stay the same andara was a guard mosques. from a distance an old mosque guard father stared andara until the father came toward you. father quietly asked,
Mosque guards: "What are you disni son?" said the father of the mosque guards
Andara: "Sorry sir, I apologize in advance, if allowed may I stay in the mosque for a night."
Mosque guards: "Are you going where, and exhausted from where?"
Andara:"I have come for the first time kejakarta pack, my native village?"
Mosque guards: "Are you there engga dijakarta brother?"
Andara:"Nothing sir,! How am I allowed to pack an overnight rest dimesjid alone?"
Mosque guards: "Yes Please, son, you just can not accompany you, father again there is a family affair, so you alone just here, how?"
Andara: "engga what - what sir, before I am very grateful, the father was able to allow me to rest overnight here.
Mosque guards: Yes the same - the same nak

Not long after the father of the mosque guards return. Time passes quickly when subuhpun already hampi close, The father of the mosque guards came, and andara still asleep in the mosque, not long after the father of the mosque guards woke andara to be ready - ready to carry out the dawn prayers.

Arrived at 07.00 pm, andara was farewell to the father of the mosque, to preparing to seek job information. With a full flavor was - was andara began stepped to start his adventure again. When it disaku andara supplies that the remaining money was 700.000, -. Do not want to bother other people eventually halfway andara also intends to seek a modest rented, and finally andara obtain an occupancy simple, only one plot with room position madi outside the rented, money supplies was left only a 200,000 selepasnya used for payment kontarakan the ,

Time is running already 3 weeks old, andara stay contracted it, but he has not gotten a job at all, that eventually makes andara stop looking for work into the plant - the plant due to money left only to connect eat alone, Once morning andara was alone in front of the house rented, arrived - arrived andara accosted by someone and it seems a man where the man is the owner of the rented house, he named Mr. Hadi. Andara initially suspected that the pack will charge kontarakan Hadi, whereas andara think if rented it still remains one more week for the period ending, de nga feeling guguonya andara greet pack Hadi, and casually pack behind Hadi answered questions andara.

Up to a point pak Hadi detail menyakan neighbor who andara, educational background andara until his family background was pak Hadi ask. But who knows what happens after andara talk at length, apk Hadi andara even invited to stop by the rumahanya. Short stories therein andara began to be offered a job by Mr. Hadi in the garage the bike, and be andara as employees dibengkelnya pack Hadi, and incidentally pak Hadi also does have a profession or occupation related to the automotive world, where pak Hadi is one of the employees, precisely personalian in company distrubutor best motorcycle in Indonesia (H * nda Motor), with viewing capabilities that andara have, day by day pack hadi began to feel at home and happy with the work andara comparatively quick and tidy

Finally, on different occasions, Mr. Hadi turned out to have other plans are wonderful to andara, and a working position andara in his shop pak Hadi only limited testing pak Hadi of the skill or ability possessed andara, and finally pack Hadi was interested in the capabilities andara, and andara also were raised with reference pak hadi work at the company until now (2016)